padangtime
facebook instagram twitter google plus
Politik

Marzuki Alie Sindir SBY, Demokrat Bukan Milik Pribadi

Rabu, 20 Juni 2018 - 19:55:28 WIB - 62

SBY dan istrinya bersama AHY dan Ibas di acara Partai Demokrat.

PadangTIME.com  – Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Marzuki Alie, tiba-tiba saja buka suara terkait kondisi Partai Demokrat dan janji-janji Susilo Bambang Yudhoyono, untuk tidak menjadikan Demokrat, sebagai partai dinasti.

Curahan hati Marzuki diungkapkan melalui akun Twitter pribadinya. Semua berawal dari kemunculan foto bergambar SBY, Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhi Baskoro Yudhoyono, dalam sebuah papan iklan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri di akun @catuaries.

Mengawali rangkaian Tweetnya, Marzuki Alie alias MA, menulis komentar seperti sebuah sindiran di kolom komentar foto itu..

Ya itulah sistem politik indonesia, ruang utk anak bangsa tertutup oleh kepentingan keluarga," tulis MA seperti dikutip VIVA, Rabu, 20 Juni 2018.
Lalu, karena ada netizen yang mengomentari kicauan itu, MA lalu membeberkan semua kisah tentang dirinya, SBY dan Partai Demokrat.
Menurut Marzuki, dia tidak kesal atau marah sehingga harus mengomentari foto SBY dan kedua putranya itu. Karena selama bergabung dengan Demokrat, MA sudah bisa menggapai puncak karir politiknya.

Hanya saja menurutnya, saat pertama bergabung di partai berlambang mercy itu, MA, SBY dan kader lainnya telah berjanji membangun partai politik yang modern. Parpol yang dikelola dengan sistem dan partai kader.
Siapa yang sewot, sy sdh di puncak karir politik sbg ketua DPR. anda tidak tau latar belakang kami bergabung di PD. kami berkomitmen membangun partai modern, bukan dinasti, partai kader, partai yang dikelola dengan sistem. manakala komitmen itu tidak dipenuhi, wajar kita kritik," tulis MA.

      .
MA menjelaskan, saat itu SBY berjanji akan memegang teguh komitmen itu, yakni tidak akan menjadikan Demokrat sebagai partai keluarga atau dinasti.

MA menceritakan, Demokrat didirikan dengan tujuan untuk mendukung SBY menjadi Presiden RI, bukan untuk jadi partai pribadi.

        "Maaf, gak ada partai pribadi. memang awalnya didirikan utk mendukung sby sbg presiden, bukan berarti mjd milik pribadi. itu janji dan komitmen kami dengan beliau saat membangun partai. beliau katakan, PD tdk akan mjd partai spt partai .... beliau sebut partai dinasti," tulis Marzuki.






Berita lainnya :

 
KOTA KABUPATEN     BERITA    
pdangtime

facebook instagram twitter google plus
- Bukittingi
- Padang
- Pariaman
- Payakumbuh
- Pdg. Panjang
- Sawahlunto
- Kota Solok

- Agam
- Dharmasraya
- Mentawai
- Limapuluh Kota
- Padang Pariaman
- Pasaman
- Pasaman Barat
- Pesisir Selatan
- Sijunjung
- Solok
- Solok Selatan
- Tanah Datar

  - Ekonomi
- Hukum/Kriminal
- Pendidikan
- Politik
- Olahraga
- Agama
- Iptek
- Kesehatan
- Pariwisata
- Internasional
- Lingkungan
- Daerah
- Showbiz
- Gaya
- Video
- Foto
 

REDAKSI PEDOMAN MEDIA SIBER KONTAK MOBILE