padangtime
facebook instagram twitter google plus
DPRD Pasaman

BPBD Pasaman Barat Terima Bantuan Penaggulangan Pencana dari BNPB Pusat

Kamis, 21 Desember 2017 - 16:50:26 WIB - 126


 PARIWARA BPBD PASAMAN BARAT

21 Desember 2017 

Padang TIME.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat (Pasbar), tahun ini telah melaksanakan sejumlah kegiatan dalam penanggulangan bencana di Pasbar seperti kesiapsiagaan,penanganan darurat dan rehab rekon pasca bencana.

" Kegiatan itu semunya dianggarkan di APBD Pasbar tahun 2017.Disamping itu BPBD Pasbar juga menerima bantuan penaggulangan bencana dari BNPB Pusat," ujar Kepala BPBD Pasbar Tri Waluyo SH di Kantor BPBD,kemaren.

Dikatakan Tri, bantuan yang kami terima dari BNPB Pusat seperti satu unit mobil tangki air,satu unit kapal cepat evakuasi,dua unit perahu evakuasi, dua unit pompa apung,satu unit pompa pemadam Karhutla ringan,satu unit fleksibel tenk untuk 1500 galon dan bantuan EWS (Erling Warning Surem) atau pemantau banjir.

" Semua bantuan itu digunakan untuk kepentingan masyarakat dalam penaggulanagan bencana di Pasbar, " ungkapnya.

Selain bantuan lanjutnya,  ada juga kegiatan yang kita laksanakan dalam upaya penagulangan bencana seperti kegiatan kedaruratan logistik, kegiatam tim reaksi cepat dan kegiatan Pusdalob (pusat pengendalian operasional bancana). Semua bantuan dan kegiatan itu dilaksanakan di Bidang Kedaruratan Logistik.

Begitu juga kegiatan di Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan meliputi, kegaiatan pembentukan kelompok siaga nagari yakni nagari Ujung Gading,Aia Gadang dan Batahgan. Kegiatan pembinaan relawan,kegiatan simulasi penaggulangan bencana dan kegiatan pembuatan petunjuk arah rambu evakuasi Tsunami di Sasak.

" Untuk di Bidang Rehab Rekon yang dilaksanakan pasca bencana diantaranya kegiatan pembangunan penguatan tebing,pembangunan normalisasi sungai dan pembangunan  rehabilitasi jembatan, " terangnya.

Maka demikian pihaknya berharap kepada Pemerintah Pusat dan Provinsi untuk memberikan bantuan dana rehab rekon di Pasbar, karna Pasbar rawan terhadap bencana terutama longsor dan banjir.

Kemudian Tri meminta  kepada Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) 2 di Medan, untuk bisa berkoordinasi dengan BPBD Pasbar atau Sumbar terkait penanganan normalisasi Batang Batahan yang dihantam banjir di Kampung Baru,belum lama ini.

" Sungai Batang Batahan saat ini sudah mengikis bibir jalan nasional.Kalau tidak segera ditangani secara cepat akan barkibat fatal yang berdampak putusnya jalan nasional Sumbar-Sumut,yang akan merugikan kita semua, " tegas Tri.

Untuk itu dia berharap kepada Pemerintah pusat dan provinsi agar tahun 2018, sejumlah bantuan untuk penanggulangan bencana khususnya rehab rekon pasca bencana hendaknya  bisa singgah di Pasbar.

"Dana APBD saja untuk penanggulangan bencana tidak cukup,kalau tidak di bantu oleh dana DAK, DAU dan dana lainnya dari pusat. Kami sangat berharap bantuan DAK maupun DAU.Semuanya kami lakukan untuk kepentingan masyarakat saat penanggulangan bencana di Pasbar,"
.(Rj)






Berita lainnya :

 
KOTA KABUPATEN     BERITA    
pdangtime

facebook instagram twitter google plus
- Bukittingi
- Padang
- Pariaman
- Payakumbuh
- Pdg. Panjang
- Sawahlunto
- Kota Solok

- Agam
- Dharmasraya
- Mentawai
- Limapuluh Kota
- Padang Pariaman
- Pasaman
- Pasaman Barat
- Pesisir Selatan
- Sijunjung
- Solok
- Solok Selatan
- Tanah Datar

  - Ekonomi
- Hukum/Kriminal
- Pendidikan
- Politik
- Olahraga
- Agama
- Iptek
- Kesehatan
- Pariwisata
- Internasional
- Lingkungan
- Daerah
- Showbiz
- Gaya
- Video
- Foto
 

REDAKSI PEDOMAN MEDIA SIBER KONTAK MOBILE