padangtime
facebook instagram twitter google plus
Kab. Padang Pariaman

Ali Mukhni Launching 25 PPK-BLUD Penuh Puskesmas se Kabupaten Padangpariaman

Rabu, 01 November 2017 - 16:23:35 WIB - 45

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni Pada Saat Membuka Acara Launching 25 PPK-BLUD Penuh Puskesmas se Kabupaten Padang Pariaman

PadangTIME.com _ Secara serentak, 25 Puskesmas di Kabupaten Padang Pariaman, dilaunching sebagai Pola Pengeloilaan Keuangan-badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) Penuh oleh Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni di Puskesmas Sicincin, Senin 30-10-2017.

“Masalah pelayanan kesehatan di Padang Pariaman ini tidak usah diragukan lagi. Kami sudah jalankan Program Padang Pariaman Sehat Sejak 2014. Layanan yang diberikan beragam. Salah satunya kunjungan rumah oleh Bidan Desa kami,” kata Bupati Padangpariman Ali Mukhni pada saat membuka acara Launching PPK-BLUD di IKK Padangpariaman.

Menurutnya, dengan ditetapkannya sebagai PPK-BLUD, Puskesmas se-Kabupaten Padangpariaman dapat dipastikan akan terjadi peningkatan pelayanan kesehatan di masyarakat. Sebab PPK-BLUD menjadikan Puskesmas mandiri dalam memanajemen keuangannya.

Ia mengatakan, meskipun menjadi daerah yang keenam menerapkan PPK-BLUD, tetapi Padang Pariaman langsung menerapkan sistem pengelolaan anggaran secara mandiri itu di seluruh Puskesmasnya. Artinya, dia yakin Padang Pariaman masih unggul dalam komitmen pelayanan kesehatan.

Katanya, berkat Program Padangpariaman Sehat yang digagasnya, Padangpariaman menjadi daerah pencanangan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Untuk itu, dia berharap setelah diterapkannya PPK-BLUD, Puskesmas dapat lebih meningkatkan pelayanan, sehingga menjadi yang terbaik di Indonesia.

“Sebelum ada kebijakan sendiri dalam anggaran, Puskesmas di Padang Pariaman sudah sangat baik dalam pelayanannya. Tentu BLUD ini dapat memberikan pelayanan yang prima nantinya, karena Puskesmas bisa menjalani program tanpa tergantung pada kebijakan APBD,” kata dia.

Kepala Dinas Kesehatan, Aspinuddin mengatakan, PPK-BLUD merupakan sistem yang dibentuk untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Untuk dapat menerapkan BLUD itu, Puskesmas harus memenuhi syarakat yang ditetapkan. Yakni syarat substantif, teknis, dan administratif.

“Untuk menjadikan Puskemas BLUD tidaklah mudah. Sebab tiga syarat yang diberikan benar-benar dipastikan terpenuhi,” terang Aspinuddin.

Aspinuddin mengatakan, rata-rata Puskesmas di Padangpariaman sudah baik dalam pelayanan dan fasilitas. Bahkan, dia memastikan seluruh Puskesmas di Padangpariaman sudah terakreditas tahun 2018 mendatang.

“Mulai tahun 2016 hingga 2017, kami targetkan akreditasi 15 Puskesmas. Sedangkan 10 Puskesmas yang tersisa diakreditasi 2018 mendang,” kata dia

Ia berharap, setelah diterapkan PPK-BLUD, Puskesmas dapat menjalankan manajemen dengan baik. Sebab, BLUD bisa membuat Puskemas memenuhi segala kebutuhannya secara mandiri. Baik dari segi sarana/prasarana ataupun sumber daya manusia (SDM).

“Jadi dengan kemandirian dalam pengelolahan anggaran, kita inginnya Puskesmas berinovasi,” kata Aspinuddi.

Kendati demikian, tambahnya, Puskesmas akan tertap dikontrol dan dievaluasi dalam menjalankan BLUD tersebut. Artinya, apabila ditemukan kesalahan, sistem BLUD di Puskesmas bisa dihentikan.

“Jadi tidak bebas begitu saja. Kontrol lebih ketat dalam menjalankan BLUD ini,






Berita lainnya :

 
KOTA KABUPATEN     BERITA    
pdangtime

facebook instagram twitter google plus
- Bukittingi
- Padang
- Pariaman
- Payakumbuh
- Pdg. Panjang
- Sawahlunto
- Kota Solok

- Agam
- Dharmasraya
- Mentawai
- Limapuluh Kota
- Padang Pariaman
- Pasaman
- Pasaman Barat
- Pesisir Selatan
- Sijunjung
- Solok
- Solok Selatan
- Tanah Datar

  - Ekonomi
- Hukum/Kriminal
- Pendidikan
- Politik
- Olahraga
- Agama
- Iptek
- Kesehatan
- Pariwisata
- Internasional
- Lingkungan
- Daerah
- Showbiz
- Gaya
- Video
- Foto
 

REDAKSI PEDOMAN MEDIA SIBER KONTAK MOBILE