padangtime
facebook instagram twitter google plus
Parlemen

Pemkab Pasaman Peringati Perayaan titik Kulminasi di Bonjol, Pasaman

Minggu, 24 September 2017 - 15:15:54 WIB - 162


PadangTIME.com - Sambut Fenomena Equinox, BMKG bersama Kabupaten Pasaman menggelar perayaan titik kulminasi di Taman Ekuator, Bonjol, Kabupaten Pasaman, Sumbar Senin (23/9/2017)
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Rahmat Triyono menjelaskan Equinox ialah sebuah fenomena astronomi yang mana matahari melintasi wilayah garis khatulistiwa. Sedangkan titik kulminasi adalah puncak tertinggi Matahari pada garis Equator yang merupakan fenomena astronomi pada saat matahari melintasi garis khatulistiwa.

Rahmat Triyono menambahkan bahwa fenomena Equinox melintas secara periodik yang berlangsung dua kali dalam setahun Yaitu pada tanggal 21 Maret dan 23 September 2017," ucap Rahmat, Sabtu (23/9/2017).

"Dampak fenomena ekuinox secara kecuacaan di wilayah Sumatera Barat adalah peningkatan penguapan sehingga berdampak pada peningkatan potensi hujan di wilayah Sumatera Barat. Jika fenomena Ekuinox ini dibarengi dengan gangguan cuaca lainnya maka bisa berpotensi terjadinya cuaca ekstrem," katanya.

Menurutnya, Equinox adalah salah satu fenomena astronomi dimana gerak semu Matahari melintasi tepat diatas garis khatulistiwa dan secara periodik berlangsung dua kali dalam setahun, yaitu pada tanggal 21 Maret dan 23 September. Hal ini disebabkan oleh pergerakan bumi pada porosnya dan peredaran bumi mengelilingi matahari. "Saat ini fenomena berlangsung penyinaran matahari hampir relatif sama, termasuk wilayah yang berada di subtropis bagian Utara maupun Selatan," tuturnya.

Lanjutnya, Kabupaten Pasaman merupakan wilayah di Provinsi Sumatera Barat yang dilalui oleh garis Khatulistiwa. Titik Kulminasi adalah puncak tertinggi Matahari pada garis Equator yang merupakan fenomena astronomi pada saat matahari melintasi garis khatulistiwa. Dengan menggunakan peralatan campbell stokes dapat juga dilihat penyinaran matahari pada saat titik kulminasi pada pukul 12:10:14 WIB dimana penyinaran matahari tegak lurus.

Dampak fenomena Equinox, jelas Rahmat, salah satunya terjadi peningkatan suhu udara, dengan rata-rata suhu maksimal di wilayah Indonesia sekitar 32-36 derajat celcuis yang akan memicu peningkatan tingkat penguapan.

Menyikapi hal ini, BMKG menghimbau masyarakat untuk tidak perlu mengkhawatirkan dampak dari Equinox sebagaimana disebutkan dalam isu berkembang.

KadisporaPar Kabupaten Pasaman, Rizky Riswandi mengatakan Perayaan ini agenda tahunan, kali ini digelar hari Sabtu 23 September 2017 di Taman Ekuator, Bonjol, Kabupaten Pasaman dengan melibatkan BMKG Stasiun Geofisika Padang Panjang sebagai narasumber. Dalam perayaan titik kulminasi, BMKG Stasiun Geofisika Padang Panjang menggunakan peralatan antara lain teropong untuk mengamati gerak dan posisi matahari dan campbell stokes untuk intensitas penyinaran matahari sekaligus sebagai penanda bahwa matahari telah berada tepat di atas titik pengamatan.








Berita lainnya :

 
KOTA KABUPATEN     BERITA    
pdangtime

facebook instagram twitter google plus
- Bukittingi
- Padang
- Pariaman
- Payakumbuh
- Pdg. Panjang
- Sawahlunto
- Kota Solok

- Agam
- Dharmasraya
- Mentawai
- Limapuluh Kota
- Padang Pariaman
- Pasaman
- Pasaman Barat
- Pesisir Selatan
- Sijunjung
- Solok
- Solok Selatan
- Tanah Datar

  - Ekonomi
- Hukum/Kriminal
- Pendidikan
- Politik
- Olahraga
- Agama
- Iptek
- Kesehatan
- Pariwisata
- Internasional
- Lingkungan
- Daerah
- Showbiz
- Gaya
- Video
- Foto
 

REDAKSI PEDOMAN MEDIA SIBER KONTAK MOBILE