padangtime
facebook instagram twitter google plus
Daerah

Pembangunan Masjid Agung Batam Anggaran RP 248 Milyar Disepakati

Jumat, 03 Februari 2017 - 09:53:04 WIB - 227


Padang Time,com -Batam,  DPRD Pemko menyepakati pembangunan Masjid Batam bersama Batam, Agung Batam yang berlokasi di Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batuaji. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatangan MoU antara keduanya yang disejalankan dengan pengesahan KUA PPAS 2017, di ruang Paripurna DPRD Batam Rabu (11/1).

Dalam sidang Ketua DPRD Batam yang juga pimpinan , Nuryanto bahwa penandatangan MoU tersebut memuat bahwa pelaksanaan pembangunan Masjid Agung Batam dilakukan secara multi years selama 4 tahun, dengan menelan anggaran Rp248 miliar.

Anggara  cukup besar yakni Rp248 miliar, maka Pemko dan DPRD perlu bersepakat," terangnya sebelum penandatangan MoU keduanya, dimana Pemko langsung oleh Walikota Batam Muhammad Rudi kemudian DPRD oleh Nuryanto bersama para wakil ketua DPRD.

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam, Suhar ST mengaku siap menyelesaikan pembangunan masjid agung Batam tersebut sesuai waktu yang sudah ditentukan, yakni proyek di atas lahan seluas 200 hektar itu akan rampung dalam kurun waktu tiga tahun kedepan. "Target kita tiga tahun kedepan rampung, karena memang dilakukan secara multi years," jelasnya.

Pengerjaan fisik akan dimulai awal tahun 2017 setelah pengesahan APBD Kota Batam. Pasalnya harus menunggu nota kesekapatan terlebih dahulu antara Pemko dengan DPRD Kota Batam, untuk merinci anggarannya, karena pengerjaan dilakukan secara multi years.

Untuk tahun 2017 dianggarkan dalam KUA-PPAS sebesar Rp36 miliar lebih, sedangkan tahun 2018 sekitar Rp97 miliar dan 2019 sekitar Rp109 miliar," terangnya.

Alasan dilakukan secara multi years, lanjutnya akibat keterbatasan APBD Kota Batam, sehingga tidak dapat dilakukan secara sekaligus. Serta tidak bisa diselesaikan dengan cepat karena harus melakukan pengontrolan kontruksinya secara cermat.

Untuk  proses lelang konstruksi, jelas Suhar ST hanya dilakukan satu kali, dengan sistem pembayaran sesuai tahun anggaran, tujuannya agar satu kesatuan dengan tanggungjawab kontraktor. Sehingga sampai akhir pengerjaan tidak saling melempar kesalahan.

Persiapannya sendiri sudah selesai, dimana mulai DED serta perencanaan, tinggal pengesahan APBD selanjutnya akan dilelangkan dan dikerjakan," sebutnya.

Suhar ST, menambahkan, pembangunan masjid sendiri sejalan dengan keinginan Walikota dan Wakil Walikota Batam dimana telah tertuang dalam indikator RPJMD, sehingga harus menjadi fokus utama agar pembangunannya selesai dengan target awal.

Anggota DPRD Kota Batam Komisi III, Rohaizat menyatakan bahwa dirinya mendorong dilakukan pembangunan masjid tersebut, namun tetap akan mengawal dilapangan. Agar lebih efektif dan efesien.

Kita nanti tetap melakukan pantauan secara berkala apakah sesuai dengan perencanaan awal," katanya.Proyek pembangunan masjid dengan anggaran besar, sudah sepatutnya dilakukan pengerjaan secara multi years.Pembebasan lahan sudah selesai, tinggal APBD diketuk langsung rencanakan, termasuk proses pelelangan jangan sampai terlambat.

Diharapkan dengan pembangunan mesjid di Tanjung Uncang bisa memberikan multi efek terhadap perekonomian Kota Batam, diantaranya ikut mendongkrak sektor wisata di Batam, dengan keindahan pembangunan mesjid. (Hasmi)












Berita lainnya :

 
KOTA KABUPATEN     BERITA    
pdangtime

facebook instagram twitter google plus
- Bukittingi
- Padang
- Pariaman
- Payakumbuh
- Pdg. Panjang
- Sawahlunto
- Kota Solok

- Agam
- Dharmasraya
- Mentawai
- Limapuluh Kota
- Padang Pariaman
- Pasaman
- Pasaman Barat
- Pesisir Selatan
- Sijunjung
- Solok
- Solok Selatan
- Tanah Datar

  - Ekonomi
- Hukum/Kriminal
- Pendidikan
- Politik
- Olahraga
- Agama
- Iptek
- Kesehatan
- Pariwisata
- Internasional
- Lingkungan
- Daerah
- Showbiz
- Gaya
- Video
- Foto
 

REDAKSI PEDOMAN MEDIA SIBER KONTAK MOBILE