padangtime
facebook instagram twitter google plus
Kota Padang Panjang

Mesjid Raya Taluak Peringati Maulid Nabi, Tangkal Radikalisme

Rabu, 03 Februari 2016 - 08:00:54 WIB - 329


PadangTIME.com - Kota Pariaman , Dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW untuk meningkatkan keimanan kita kepada Allah SWT dan kembali kepada Al’quran dan sunahnya, juga dapat sebagai penangkal paham radikalisme yang akan merusak akidah kita, demikian disampaikan oleh Wakil Walikota Pariaman Genius Umar dalam sambutannya pada acara memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Mesjid Raya Taluak, senin malam (1/2). Ustad yang memberikan tausiah dalam kesempatan ini Tuanku Ali Basyar, hadir dalam acara ini Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyudin, Anggota DPRD Provinsi Sumbar Zalman Zaunit, Camat Pariaman Selatan Basri Malik, Kabag Humas Setdako Pariaman Hendri, Kepala Desa Taluak Khairul serta tokoh masyarakat, ninik mamak, cadiak pandai dan masyarakat Taluak dan sekitarnya yang hadir.

Genius Umar juga mengatakan bahwa islam itu adalah rahmatan lil alamin, bukan hanya untuk sesame muslim saja, islam juga menjadi rahmat bagi pemeluk agama lain dan makhluk hidup lainnya yang ada di muka bumi. Islam juga tidak pernah mengajarkan kekerasan, selalu welas asih kepada sesama manusia, sehingga apabila ada yang mengaku islam dengan memakai kekerasan dan bukan berlandaskan al’quran dan sunah, bisa dipastikan itu bukan islam. Seperti ajaran Gafatar yang bermarkas di Kalimantan, sangat melenceng dari ajaran islam dan terdapat warga Kota Pariaman yang ikut dalam ajaran tersebut, ujarnya.


“Kota Pariaman di tahun 2017 akan menjadi tuan rumah MTQ Nasional tingak Provinsi Sumatera Barat ke 37, dan kita akan berupaya untuk menjadi tuan rumah yang baik dan mensukseskan gelaran 2 tahunan ini. MTQ ini akan dipusatkan di Pantai Kata, yang akan mulai pengerjaannya di tahun 2016 ini, dengan menggunakan dana APBDP tahun 2016”, tukasnya.


Terakhir dalam sambutanya Wakil Walikota Pariaman Genius Umar mengatakan tentang keresahannya pada orgen tunggal yang banyak mudaratnya yang terjadi selama ini di Kota Pariaman. Dengan semakin maraknya orgen tunggal yang mengarah kepada pornografi dan pornoaksi, juga sebagai peredaran narkoba dan minuman keras yang merusak generasi muda kita, perlunya hukum adat yang dikeluarkan oleh desa untuk meredam maraknya orgen tunggal tersebut. Beliau juga mengingatkan tentang perlunya RPJM Desa yang disusun, direncanakan dan dilaksanakan oleh Desa, untuk program kerja masing-masing  Kepala Desa, melihat banyaknya anggaran desa yang turun baik dari pusat maupun dana daerah, tutupnya.

Dalam sambutan Kepala Desa Taluak Khairul mengatakan Pemko Pariaman sangat konsen dalam pembangunan mental generasi muda dan anak-anak, serta kebersihan dan lingkungan hidup. Ini dibuktikan dengan dihidupkannya kembali magrib mengaji dan program wajib belajar, pemberian honor guru MDA, pembentukan Dubalang, serta tenaga kebersihan yang akan digaji oleh Desa. Diharapkan seluruh element masyarakat dapat bekerjasama dalam menyusun RPJM desa secara bersama-sama, sehingga betul-betul dapat menjadi kegiatan yang bermanfaat dan menyentuh bagi masyarakat, tuturnya. (J)









Berita lainnya :

 
KOTA KABUPATEN     BERITA    
pdangtime

facebook instagram twitter google plus
- Bukittingi
- Padang
- Pariaman
- Payakumbuh
- Pdg. Panjang
- Sawahlunto
- Kota Solok

- Agam
- Dharmasraya
- Mentawai
- Limapuluh Kota
- Padang Pariaman
- Pasaman
- Pasaman Barat
- Pesisir Selatan
- Sijunjung
- Solok
- Solok Selatan
- Tanah Datar

  - Ekonomi
- Hukum/Kriminal
- Pendidikan
- Politik
- Olahraga
- Agama
- Iptek
- Kesehatan
- Pariwisata
- Internasional
- Lingkungan
- Daerah
- Showbiz
- Gaya
- Video
- Foto
 

REDAKSI PEDOMAN MEDIA SIBER KONTAK MOBILE