padangtime
facebook instagram twitter google plus
Kota Bukittinggi

Warga Bertanya, Walikota Padang Menjawab Melalui Pro 1 RRI Padang

Kamis, 21 Januari 2016 - 15:14:24 WIB - 473


PadangTIME.com - Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo mendengarkan keluhan warganya, Kamis (21/1). Lewat program “Dinamika Sumatera Barat” di Radio Republik Indonesia (RRI) Padang, Mahyeldi menjawab setiap pertanyaan yang dilontarkan warganya. Utamanya tentang perbaikan dan penataan kota.

Pagi itu, pukul 08.00 Wib, telepon di ruang siar Pro 1 RRI Padang berdering saat Walikota Padang menyampaikan capaian sepuluh program unggulan Pemerintah Kota Padang tahun 2015. Penelepon, Yuni, warga By Pass, menanyakan tentang perhatian Pemerintah Kota Padang kepada siswa yang rutin shalat subuh berjamaah di masjid dan mushala.

“Pak Wali, bagaimana dengan program shalat subuh berjamaah, apakah seluruh siswa mendapatkan perhatian dari Pemko Padang?” tanyanya kepada Walikota.

Walikota Padang mengatakan semua siswa di Padang yang rutin shalat subuh berjamaah selama 40 kali berturut-turut tanpa terputus akan mendapat perhatian. “Ini untuk kesadaran generasi muda kita,” kata Walikota.

Walikota menyebut, sejak dijalankannya program shalat subuh berjamaah ini, masjid dan mushala ramai. “Kita berharap, saat malaikat memberikan rejeki pada subuh itu kita sudah bangun,” tambah Walikota.

Saat ini Pemko Padang telah menugaskan setiap PNS untuk memantau setiap siswa yang melakukan shalat subuh di masjid dan mushala yang ada di tempat tinggal masing-masing. Walikota menyebut, jika saat ini pihaknya tengah bekerjasama dengan UMKM yang ada di Padang untuk membuat tas sebagai hadiah bagi siswa ‘pejuang subuh’. “Jika sudah selesai akan didistribusikan,” terang Walikota.

Penelepon lain, Sawir, asal Lapai, menanyakan tentang pembenahan Pantai Padang yang dilakukan Pemko Padang. Sawir menanyakan nasib para pedagang yang selama ini menghuni batu grip sepanjang pantai.

Walikota mengatakan, seluruh pedagang yang selama ini berada di batu grip di Pantai Padang akan difasilitasi. Para pemilik sembilan rumah makan sudah sepakat untuk pindah dan menempati lahan yang mereka miliki. Sedangkan Pedagang Kaki Lima (PKL) mendapat bantuan gerobak sebagai media untuk mereka berjualan. “Gerobak bagi PKL telah kita rancang dan sangat representatif, nilai gerobak itu tidak asalan, mencapai Rp 5 hingga 7 juta pergerobak,” ujarnya.

Disebutkan Mahyeldi, dalam menyikapi keadaan tersebut Pemko Padang tidak ingin para pedagang tersebut jatuh miskin. Akan tetapi Pemko tetap memberi jaminan agar seluruh pedagang tetap membuka usahanya.

Kebisingan di Masjid Taqwa di Pasar Raya Padang saat shalat Jumat juga mendapat perhatian Walikota Padang. Walikota menugaskan Dinas Perhubungan Kota Padang untuk melokalisir masjid tersebut sehingga nantinya jamaah yang sedang beribadah tidak terganggu dengan bunyi-bunyian.

Selain itu PKL yang ada di Pasar Raya Padang akan dirapikan. Pada Januari dan Februari nanti Pemko akan membangun tempat bagi PKL tersebut. Direncanakan PKL akan menempati lokasi di depan Matahari Store lama, samping bekas Balaikota Padang.

Terkait keberadaan terminal angkutan kota, Pemko Padang berencana akan memanfaatkan kompleks IWAPI di Los Baro. Rencananya, lantai satu IWAPI digunakan sebagai terminal angkot, sedangkan lantai dua dan tiga untuk pedagang dan tempat parkir.

Tidak hanya itu, banjir yang menjadi keluhan warga juga mendapat tanggapan dari Walikota Padang. Mahyeldi berpendapat, sering terjadinya banjir di Kota Padang salahsatunya diakibatkan penyempitan sungai dan bandar. “Penyebab banjir karena ada penyempitan sungai dan bandar,” ujarnya.

Mahyeldi menyebut saat ini cukup banyak bandar ataupun riol yang ditutup warga. Banyak bangunan yang berdiri di atas selokan. “Untuk menutup bandar dan got ini sebenarnya harus ada izin dulu dari Pemko,” kata Mahyeldi.

Mengantisipasi itu, beberapa waktu lalu Walikota Padang melakukan gotongroyong di kawasan jalan Bandar Pulau Karam, Kecamatan Padang Barat. Di sini Walikota bersama warga merapikan riol yang tertutup bangunan warga. Dengan kesadaran sendiri, warga ikut membongkar bangunan di atas riol tersebut.

“Untuk mengontrol itu semua (penyebab banjir dan masalah lainnya), kita harapkan peran lurah,” tambah Mahyeldi.
Penelepon lain, Ajo, menanyakan tentang jalur Bypass yang selalu dijadikan tempat parkir bagi truk dan kendaraan lain bermuatan besar. Menurutnya, hal ini sangat mengganggu warga.

Walikota menjawab, Bypass merupakan jalur strategis dan truk dilarang untuk parkir di badan jalan di Bypass. Jika ditemukan truk yang parkir sembarangan, Pemko Padang tak segan-segan untuk menderek, membocorkan ban dan mencopot plat kendaraan tersebut. “Kita sudah tugaskan Dinas Perhubungan untuk menertibkan itu. Kita juga mengimbau kepada pemilik truk untuk menyediakan pool di tempat tinggalnya,” ungkapnya.

Dialog selama sejam ini nampaknya benar-benar dimanfaatkan warga untuk berdialog langsung dengan Walikota. Line telepon 0751-812878 tak henti-henti berdering. Begitu juga SMS di nomor 08116666975, trafik SMS langsung meningkat kala itu juga.

Penelepon lain, Ajo, juga mengeluhkan pelayanan di kantor-kantor seperti di kelurahan dan kecamatan. Menurutnya, pelayanan yang diberikan tidak memuaskannya.
Walikota menyebut pelayanan merupakan bahagian yang perlu dievaluasi. Publik mesti mendapatkan service excellent. Mahyeldi menilai banyak faktor yang menyebabkan pelayanan kurang begitu optimal. “Dulu aparatur banyak dilayani, sekarang harus melayani. Ini akan kita perbaiki,” hematnya.(Charlie / Mursalim)






Berita lainnya :

 
KOTA KABUPATEN     BERITA    
pdangtime

facebook instagram twitter google plus
- Bukittingi
- Padang
- Pariaman
- Payakumbuh
- Pdg. Panjang
- Sawahlunto
- Kota Solok

- Agam
- Dharmasraya
- Mentawai
- Limapuluh Kota
- Padang Pariaman
- Pasaman
- Pasaman Barat
- Pesisir Selatan
- Sijunjung
- Solok
- Solok Selatan
- Tanah Datar

  - Ekonomi
- Hukum/Kriminal
- Pendidikan
- Politik
- Olahraga
- Agama
- Iptek
- Kesehatan
- Pariwisata
- Internasional
- Lingkungan
- Daerah
- Showbiz
- Gaya
- Video
- Foto
 

REDAKSI PEDOMAN MEDIA SIBER KONTAK MOBILE